Ajang bergengsi Cendekia Social Humaniora Competition 2025 resmi diselenggarakan oleh Olimpiade Nusantara (Olimnus) bekerja sama dengan Studi Klub Sejarah Universitas Indonesia (UI). Mengusung tema “Cendekia Peduli, Bangsa Mandiri”, kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk berprestasi di bidang sosial dan humaniora.
Pendaftaran dan Pembukaan
Pendaftaran kompetisi ditutup pada 1 September 2025, diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah. Acara pembukaan dilaksanakan pada 3 September 2025, yang berisi penjelasan tata cara pengerjaan soal secara daring. Pembukaan ini juga diisi dengan sambutan hangat dari Yuda Safrilana, S.Si., M.Han, selaku Kepala Lembaga Bina Prestasi Nusantara, dan Raizzan Adha Saputra, Wakil Ketua Studi Klub Sejarah Universitas Indonesia.
Bidang dan Pelaksanaan Olimpiade
Kompetisi ini meliputi empat bidang keilmuan, yaitu: Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Geografi, dan Sejarah.
Cendekia Social Humaniora Competition 2025 dilaksanakan secara online pada 5–6 September 2025 melalui pengawasan Zoom Meeting. Platform resmi Olimnus juga telah dilengkapi sistem keamanan anti-contek, untuk memastikan integritas dan keadilan selama kompetisi berlangsung.
Awarding dan Webinar Inspiratif
Sebagai penutup, acara awarding ceremony dan webinar diadakan pada 10 September 2025. Webinar ini menghadirkan Arina Syarfa Kurnadi, Ketua Studi Klub Sejarah Universitas Indonesia, yang membawakan materi inspiratif tentang pengenalan Program Studi Sejarah Universitas Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, diumumkan pula para pemenang Cendekia Social Humaniora Competition 2025, yang berhasil menunjukkan prestasi terbaik di bidang sosial dan humaniora.
Daftar Pemenang
Link Pengumuman Juara: https://to.olimnus.id/juara-csc-2025-open
Cendekia Social Humaniora Competition 2025 ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak universitas yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini.
Melalui tema “Cendekia Peduli, Bangsa Mandiri”, Olimnus berharap kompetisi ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial, wawasan kebangsaan, serta kemandirian bagi generasi muda Indonesia.





