A. Pengertian Frasa
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang membentuk satu makna, tetapi tidak membentuk kalimat lengkap. Dalam frasa, tidak ada subjek dan predikat seperti pada kalimat. Frasa berfungsi sebagai satu kesatuan dalam kalimat dan biasanya membentuk fungsi tertentu, seperti sebagai subjek, objek, atau keterangan.
Contoh Frasa:
- Rumah besar
- Sangat pintar
- Di sekolah
Frasa “rumah besar” memiliki arti rumah yang ukurannya besar, tetapi belum bisa berdiri sendiri sebagai kalimat.
B. Ciri-Ciri Frasa
- Terdiri dari dua kata atau lebih.
- Tidak mengandung predikat.
- Bersifat non-predikatif (bukan kalimat lengkap).
- Memiliki satu makna kesatuan.
- Bisa menggantikan fungsi dalam kalimat (sebagai subjek, objek, dll).
C. Jenis-Jenis Frasa
1. Berdasarkan Unsur Intinya
a. Frasa Endosentris
- Frasa yang unsur-unsurnya memiliki makna inti yang jelas.
- Bisa digantikan oleh salah satu unsurnya.
- Contoh: “rumah besar” (bisa diganti “rumah”).
b. Frasa Eksosentris
- Frasa yang tidak memiliki unsur inti yang bisa menggantikan makna keseluruhan.
- Biasanya berupa frasa preposisional (mengandung kata depan).
- Contoh: “di pasar” – tidak bisa diganti “di” atau “pasar” saja.
2. Berdasarkan Jenis Kata yang Membentuknya
a. Frasa Nomina (Kata Benda)
- Contoh: buku baru, anak kecil
b. Frasa Verba (Kata Kerja)
- Contoh: sedang membaca, telah pergi
c. Frasa Adjektiva (Kata Sifat)
- Contoh: sangat cantik, amat lelah
d. Frasa Adverbia (Kata Keterangan)
- Contoh: dengan cepat, sangat lambat
e. Frasa Preposisional (Kata Depan)
- Contoh: di rumah, ke sekolah, dari pasar
D. Contoh Penggunaan Frasa dalam Kalimat
- Ibu membeli buku baru di toko. (frasa nomina)
- Dia sedang membaca buku. (frasa verba)
- Anak itu sangat pintar. (frasa adjektiva)
- Ayah bekerja dengan cepat. (frasa adverbia)
- Kami belajar di perpustakaan. (frasa preposisional)
E. Perbedaan Frasa dengan Klausa
| Perbandingan | Frasa | Klausa |
|---|---|---|
| Unsur | Tidak memiliki S-P | Memiliki subjek dan predikat |
| Fungsi | Bagian dari kalimat | Bisa menjadi kalimat lengkap |
| Contoh | rumah besar | Dia membaca buku |
Kesimpulan
Frasa adalah gabungan kata yang membentuk satu makna dan digunakan sebagai bagian dari kalimat, bukan sebagai kalimat lengkap. Memahami frasa penting untuk memperkaya kemampuan menulis dan memahami struktur kalimat dalam bahasa Indonesia.
Ingat: Jika tidak ada subjek dan predikat, maka itu frasa. Jika ada subjek dan predikat, maka itu klausa atau kalimat.





